Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

ᴍᴏᴋꜱʜᴀ

    B agaimana ingin mencapai moksha jika hidup masih dikendalikan oleh ego, marwah dan keberadaan jati diri?     A lam rahim adalah fase kelengkapan eksistensi dan bukan singularitas. Manusia dilahirkan karena sudah tidak lagi lengkap. Singkatnya manusia lahir artinya dibuang.     I tulah sebabnya mengapa manusia berlomba lomba melacur untuk mengukuhkan eksistensinya. berperang untuk melindungi marwah, bersenjatakan ego, untuk mencapai kelengkapan jati diri.      Sungguh tidaklah mereka sadari bahwa hidup hanyalah sekumpulan kesia-siaan, namun mereka tidak terima keadaan sehingga mengembangbiakkan kebodohan demi segelintir kealuan dan pengakuan.     L alu lahirlah idealisme perihan hidup adalah perjuangan untuk bertahan dalam topeng kepura-puraan, namun mereka bertahan. Sesungguhnya keberadaan manusia adalah wabah entah untuk lingkungannya atau untuk dirinya sendiri, tidak ada jalan untuk menyelamatkan diri, kecuali bunuh diri. ...

Berpikir Kritis itu apa sih?

     Menyinggung tentang berpikir, kenapasih kita harus berpikir? ibarat kata sih berpikir tuh kayak bernapas, kayak "emang ada ya orang yang gabisa bernapas?"      Gue sendiri gak selalu bisa berpikir kritis, makanya gue interest banget buat bisa berpikir kritis, karena kita akan selalu disuguhi tentang isu-isu atau masalah-masalah gitu kan? ada yang gampang, ada yang susah. Dan ada banyak dari isu-isu tersebut yang gak bisa kita hadapi dengan cara berpikir yang binary, karena seringkali isu atau masalah tersebut banyak grey area -nya, bahasa kerennya sih 'its not as easy as black and white'  maka dari itu dibutuhin skill biar kita bisa membuat kebutusan yang matang dan bijak.      Berpikir kritis ini gak hanya digunain saat lo lagi sekolah, kuliah ataupun kerja, tapi juga buat kehidupan sehari-hari. Tapi nih ya sepengalaman gue, seringkali lingkungan kita tuh gak mendukung kita menjadi kritis. Karena kan salah satu kunci dari berpikir...